Kamis, 19 Juli 2018

Pertemuan 10

       OSPF (Open Shortest Path First) merupakan routing protocol standard yang bersifat
terbuka yang telah diimplementasikan oleh berbagai vendor jaringan, termasuk Cisco. Dan itu
merupakan standar terbuka dari sebuah jaringan yang berjalan. Karakteristik itulah merupakan
salah satu kunci dari fleksibilitas OSPF dan popularitas. Kebanyakan orang memilih untuk
melakukan konfigurasi OSPF yang bekerja dengan menggunakan algoritma untuk awalnya
membangun pohon terpendek atau jarak terpendek untuk mengisi tabel routing dengan yang
menghasilkan jalan yang terbaik. EIGRP mungkin menggunakan waktu konverensi yang lebih
cepat, akan tetapi OSPF tidak terlalu jauh tertinggal di belakangnya, dan konverensi cepat
adalah alasan lain untuk menggunakan OSPF ataupun EIGRP.

Terdapat beberapa fitur-fitur dari OSPF adalah:
1. Memungkinkan untuk penciptaan daerah dan sistem otonom
2. Meminimalkan routing lalu lintas.
3. Fleksibel, serbaguna dan terukur.
4. Mendukung untuk VLSM/CIDR

Keuntungan OSPF:
1. Open standart
2. Tidak ada batasan jumlah hop
3. Loop free
4. Konvergensi lebih cepat

Kerugian OSPF
1. Mengkonsimsi lebih banyak resource CPU 
2. Kompleks dalam hal design dan implementasi
3. Hanya mendukung squal load balancing
4. Hanya mendukung protocol IP 

Pertemuan 9

      EIGRP merupakan singkatan dari Enhanced Interior Gateway Routing Protocol dahulu
lebih dikenal dengan yang namanya IGRP yang hanya mendukung /8 /16 /24 dan sekarang
digantikan dengan EIGRP yang mendukung classless. EIGRP adalah routing protocol dynamic
yang hanya di adopsi oleh router cisco atau sering disebut sebagai proprietary protocol pada
cisco. Dimana EIGRP ini hanya bisa digunakan sesama router cisco saja. EIGRP ini sangat cocok
digunakan untuk midsize dan large company.

Berikut ini beberapa fitur yang terdapat dari EIGRP:
1. Cisco open standart protocol
2. Termasuk classless routing protocol
3. Update perubahan topologi secara dinamis
4. Mendukung protocol IP, IPX, Apple Talk
5. Hello packet dikirimkan setiap 5 detik

Seperti OSPF, EIGRP memiliki tiga langkah umum untuk dapat menambahkan rute ke
routing IP tabel:
1. Router EIGRP mengirim pesan Hello untuk menemukan posisi tetangga router EIGRP dan
melakukan pemeriksaan parameter dasar untuk menentukan router harus menjadi
tetangga. 
2.  Topologi: Tetangga bertukar update topologi secara penuh ketika tetangga melakukan
hubungan, dan update kemudian hanya parsial sesuai kebutuhan berdasarkan perubahan
topologi jaringan .
3.  Memilih rute: Setiap router melakukan analisis untuk memilih jarak yang terendah untuk
mencapai masing-masing subnet.     

 IP loopback merupakan alamat IP yang digunakan sebagai router-id dalam interface
interface loopback. Interface loopback sendiri adalah interface logical, artinya interface ini
secara nyata tidak ada atau hanya interface virtual, hal ini yang menjadikan alasan ip loopback
sangat penting digunakan dalam router Ospf.

Loopback interface merupakan sebuah interface logic bukan fisik, jadi loopback tidak
memiliki fisik yang terhubung ke router atau switch tersebut. Terdapat fungsi lain dari loopback
interface yaitu sebagai router ID pada BGP dan OSPF, dimana loopback interface akan
mengalami down jika router tersebut mati, jadi bisa dikatakan loopback interface merupakan
interface yang paling stabil.